<- Kembali

Open Studio: Mira Rizki

“Mencari Onar Upaya Mendengar”

4 March – 4 April 2026

Kata Pengantar

Mira Rizki adalah seniman multidisiplin asal Bandung yang menggunakan bunyi sebagai medium utama dalam praktik artistiknya. Ketertarikannya berangkat dari proses pembentukan bunyi serta bagaimana pengalaman, lingkungan, dan ingatan membentuk pengetahuan serta persepsi auditori seseorang. Karyanya memposisikan bunyi sebagai ekspresi personal sekaligus medium politik yang tak kasatmata. Ia meneliti bagaimana bunyi bekerja di antara—dan kerap berseberangan dengan—narasi sosial yang dominan.

Dalam open studio ini, Mira Rizki memaknai “onar” sebagai sesuatu yang menggetarkan keseharian, berlapis, namun kerap diredam, disenyapkan, bahkan tak terdengar. Selama open studio, Mira Rizki akan mencari, menyimak, dan memahami kegaduhan yang tersimpan dalam cerita-cerita samar di antara warga. Temuan-temuan selama program ini akan menjadi bagian dari proses artistik menuju karya yang akan datang; Pengalaman dan ekspresi masyarakat diperlakukan sebagai material yang hidup.

*Open Studio adalah salah satu program dari Cemeti Institut untuk Seni dan Masyarakat yang berfokus pada eksperimentasi artistik, dan pengembangan wacana atas karya-karya yang sedang dikembangkan oleh seniman. Program ini merupakan salah satu bentuk baru penggunaan ruang Stockroom Cemeti yang diselenggarakan secara berkala dan terbuka untuk  seniman, baik melalui undangan maupun pengajuan proposal.

Dokumentasi

Dokumentasi Open Studio: Mira Rizki “Membuat Onar Upaya Mendengar”. 2026

Biografi

Mira Rizki adalah seorang seniman yang praktik seninya berpusat pada suara dan interaktivitas. Dengan memanfaatkan kepekaannya terhadap bentuk dan kualitas suara, ia mengeksplorasi bagaimana orang membangun persepsi komposisi suara melalui beragam pengalaman pribadi, budaya, dan lingkungan mereka. Karyanya sering menyelidiki cara individu merespons suara secara berbeda, menggunakan eksperimen dengan memori pendengaran dan lingkungan suara untuk mengungkap sifat subjektif dari pendengaran.
Lahir pada tahun 1994, Mira memulai perjalanan artistiknya pada tahun 2013 saat belajar di Studio Seni Intermedia, Institut Teknologi Bandung. Sejak itu, ia fokus pada pemeriksaan bagaimana persepsi suara dibentuk dari berbagai perspektif. Penelitiannya juga mencerminkan rasa ingin tahu yang berkelanjutan tentang bagaimana intervensi manusia di masa lalu terhadap lingkungan mungkin telah berkontribusi pada cara pendengar kontemporer mempersepsikan dan mengingat suara.
Melalui karya-karyanya, Mira mendorong audiens untuk terlibat lebih dalam satu sama lain dan untuk menyadari kehadiran mereka sendiri dalam jaringan yang lebih luas dari entitas manusia dan non-manusia yang berbagi dunia.

Publikasi Terkait

Aktivitas Rimpang Nusantara Kabar Program Kabar Teman Rimpang Kalimantan Barat_ Pontianak_ RIMPANG NUSANTARA

Dari Canopy

Aktivitas Rimpang Nusantara Kabar Program Kabar Teman Rimpang Kabupaten Bulukumba_ RIMPANG NUSANTARA Sulawesi Selatan_

Bahtera Nuh di Tanabira

Aktivitas Rimpang Nusantara Kabar Program Kabar Teman Rimpang Kabupaten Bulukumba_ RIMPANG NUSANTARA Sulawesi Selatan_

Melihat Pembuatan Perahu Padewakang

Aktivitas Rimpang Nusantara Kabar Program Kabar Teman Rimpang Kabupaten Majene_ RIMPANG NUSANTARA Sulawesi Selatan_

Ke Perpustakaan Muhammad Munir